Sumber : Pos Belitung/Hamdani ANTU kudong antu kudong Jangan langkaek aku Kini kuberik minyak angin sebutul NITA bertutur. Cerita berjudul Takut Kan Antu Tepelok Kan Bangkai buah karya budayawan Fithrorozi mengalir dari bibirnya. Mengenakan kebaya warna coklat dan rambut dikepang dua, pelajar SMPN 2 Tanjungpandan itu bercerita dengan cara atraktif. Ia melampiaskan ekspresi melalui bahasa, [...]
Arsip untuk ‘Belitongsiana’ Kategori
Pelajar Adu Piawai Bahase Belitong
Diposkan dalam Budaya pada Agustus 13, 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Budaya Beransai
Diposkan dalam Budaya pada Agustus 4, 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Pengertian beransai adalah bersantai atau relaks gaya Belitong. Syarat beransai adalah bila pekerjaan beres, perut kenyang dan pikiran tenang. Prosesi Beransai dilakukan pada siang hari saat dengan duduk dilantai beralaskan tikar misalnya lalu bersandar pada tiang atau dinding rumah sambil meluruskan kedua kaki. Keanggunan dari komposisi tubuh demikian lalu diperindah lagi dengan sentuhan keramahan alam [...]
Kelekak
Diposkan dalam Budaya pada Februari 16, 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Dalam lingkup keanekaragaman hayati dan hasil bumi di Belitong, salah satu yang mungkin akrab ditelinga kita saat tiba musim buah-buahan adalah sebuah tempat yang disebut dengan Kelekak. Kelekak adalah istilah masyarakat Belitong untuk sebuah hutan kecil yang banyak ditumbuhi oleh tanaman buah musiman yang mana melalui kepemilikan secara adat dianggap menjadi milik salah seorang anggota [...]
Istilah “Peridi”
Diposkan dalam Budaya pada Februari 12, 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Istilah Peridi dalam kosa kata bahasa Melayu Belitong dipakai untuk menyatakan jenis ayam betina yang selalu memiliki kualitas benih/telur yang baik. Atau dengan kata lain seekor ayam betina yang ketika bertelur lalu telurnya dieramkan dan kemudian semua menetas sempurna maka ayam betina tersebut dikatakan peridi. ( sumber foto : http://www.callmerey.co. ) Dalam khasanah budaya Belitong, [...]
Seri Pinai ( Legenda rakyat )
Diposkan dalam Budaya pada Desember 16, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Di selatan pulau Belitung, tepatnya Dusun Bantan Kecik Desa Kembiri Kecamatan Membalong, yang letaknya berada ditepi sungai besar dan dikelilingi hutan, hiduplah sepasang suami isteri bernama Tuk Pancor dan Nek Pancor. Mata pencaharian mereka sehari-hari adalah bertani ladang. Sambil menunggu panen tiba Tuk Pancor dan Nek Pancor serta masyarakat desa lainnya turun ke sungai mencari [...]
Keunikan Alam Andalan Belitung
Diposkan dalam Belitongsiana pada November 10, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Pantai Bangka Belitung (www.indonext.com) Meskipun dalam beberapa hal Belitung banyak persamaannya dengan Bangka, yaitu pantai indah, laut biru, pasir putih, dan terumbu karang, Belitung memiliki keunikan tersendiri. Pantai yang lebih spesifik dengan bebatuan yang seolah disusun oleh tangan manusia. Keindahan alam ditambah keanekaragaman flora dan fauna serta kekayaan tradisi dan budaya menjadikan geliat pariwisata Belitung [...]
Kearifan Lokal Dilupakan
Diposkan dalam Budaya pada Oktober 21, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Fithrorozi, Pengamat Budaya Belitung ( sumber http://cetak.bangkapos.com -edisi: 11/Jan/2009 ) DERASNYA arus informasi global memiliki sisi positif, namun ada juga nilai negatifnya bagi suatu daerah. Kemajuan suatu bangsa dipengaruhi kemudahan mengakses informasi dari seluruh dunia. Namun disisi lain, budaya lokal menjadi terkikis dengan budaya asing yang masuk tanpa filter. Anak-anak muda lebih senang mendengarkan musik [...]
Rumah Adat Belitung
Diposkan dalam Budaya pada Oktober 5, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Sumber : www.mediaindonesia.com/webtorial/tanahair Tamasya Meski tak terlalu pesat, tetap memiliki sejarah adat yang terlihat di Belitung. Untuk itu berdirilah Rumah Adat Belitung. Keberadaannya mengingatkan kembali kepada masyarakt Belitung dan para wisatawan yang ingin tahu sisa-sia peninggalan budaya Belitung. Esensi sebuah rumah adalah tempat berlindung dari gangguan binatang maupun kondisi alam, seperti hujan, panas matahari dan [...]
Sembahyang rebut di Belitong
Diposkan dalam Budaya pada Oktober 2, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ditulis oleh Fithrorozi ( Komunitas Telinsong Budaya ) Dalam rangka ritual sembayang rebut baru-baru ini di Klenteng Hook Tek Che (15/8) Jumat Malam. Warta Praja menurunkan berita budaya. Menurut mitos Cina, bulan 7 dianggap bulan setan. Menurut warga keturunan Tionghoa, setiap bulan 4 dan 7 pada tanggalan cina rumahnya dimasuki kupu-kupu yang berwarna hitam. Sementara [...]
Orkes musik Stambul Fajar
Diposkan dalam Budaya pada September 30, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
( Foto : koleksi Huzaini Sahib ) Dalam khazanah budaya berkesenian masyarakat Belitong ada satu aliran kesenian hiburan yang penting untuk dilestarikan keberadaanya. Kesenian ini adalah jenis musik Orkes Stambul. Aliran musik sejenis keroncong. Sebagai sebuah produk kesenian yang telah melalui proses akulturasi budaya, sampai saat ini orkes Stambul masih tetap eksis dan sering ditampilkan [...]