Alhamdulillah Sabtu 9 Januari 2010 lalu, akhirnya kita berkesempatan berkumpul lagi. Kali ini agendanya bersilaturrahmi ke rumah sahabat kite Elyana Tetrasari, sekaligus merayakan pembukaan kafenye.
Sabtu siang sekitar jam 12.00 kamiberkumpul di check point Alam Sutra sebelum bersama-sama berngkat ke rumah Ely di Perumahan Daksana, Serpong, Tangerang.
Pertama yang hadir Kurnia, Aku bersama istri dan Evi Novalita. Dipilihnya Alam Sutra sebagai lokasi check point karena lokasi ini kami anggap strategis, mudah dicapai dari berbagai arah. Baik dari Jakarta maupun dari Bogor.
Tak lama kemudian Edy Karya tiba. Secara fisik, walau hampir 25 tahun tak pernah bertemu, Edy masih tetap seperti dulu. Hampir tak ada peruabahan. Masih tetap ganteng, atletis dan macho. Pembawaannya ringan, humoris, santai tapi cukup berwibawa dan diplomatis. Khas tipikal orang-orang yang senang beorganisasi. Aku lupa bertanya apakah Edy masih sering bermain bola seperti dulu.
Sekitar 10 menit kemudian Harton tiba didampingi asistennya. Lalu yang terakhir tiba adalah Donny bersama istri. Lalu selanjutnya bersama-sama kami bergerak menuju lokasi rumah Ely, melewati kawasan Mall Gading Sumarecon yang cukup asri.
Sekitar satu jam kami sampailah rombongan kami ke lokasi yang di tuju. Eli dan suaminya menyambut kami dengan ramag dan hangat bersahabat.
Seperti biasa dalam tiap pertemuan, kami manfaatkan kesempatan untuk bernostalgia dan bercanda seperti jaman SMA dulu sehingga membuat suasana makin meriah dan akrab.
Disela-sela obrolan, Eli mengontak kawan lama kami yang lain Sri Retno Cahyani alias Tituk. Tituk cukup terkejut dengan ramainya teman-teman yang datang kerumah Eli. Saat ini ia bekerja sebagai karyawan TVRI Yogyakarta. Dari pembicaraan HP yang di ‘speaker’ kan oleh Ely, kami menangkap kesan Tituk sangat suprise dan bahagia bisa berkomunikasi lagi dengan kami setelah hampir seperempat abad tak pernah kontak sama sekali.
Acara berikutnya adalah bersama-sama mengunjungi kafe Mak Nyos milik Ely. Beruntung Bang Imran masih punya no HP Yusak dan bisa di kontak untuk menanyakan No. HP Yusak, sehingga akhirnya kawan kita itu bisa ikut gabung. Lalu Ely berpesan kepada Yusak agar standby menunggu kami di kafenya.
Mengingat lokasi rumah Yusak terbilang cukup dekat dan masih satu kawasan dengan lokasi kafe Ely.
Perjalanan menuju ke kafe Ely di kawasan perumahan Citraraya hari itu begitu padat, maklum ada penyempitan lalu lintas karena ada proyek perbaikan jalan, apalagi pada saat itu turun hujan deras.
Dalam waktu kurang lebih 1 jam akhirnya kami di kafe Maknyos. Di lokasi yang terletak berdekatan dengan pusat hiburan dan taman wisata waterpark.
Sampai di lokasi ternyata Yusak sudah standby menunggu kami sejak kami baru saja meninggalkan rumah Ely tadi. Bang Yusak Sulaiman, jujur, kalo bukan karena bro kita ini ada di facebook dan sudah hadir lebih dulu menunggu kami di bawah tenda payung kafe Kak Ely malam itu, mungkin aku sudah tak mengenalinya lagi. Pangling berat. Karena saat Bang Yusak sudah memelihara kumis tipis di wajahnya yang selalu mengumbar senyum itu.
Kelakar temu kangen mengalir secara spontan dan berlangsung meriah. Walau malam turun hujan dan udara sekitar cukup dingin, namun tetap tak mampu mendinginkan kehangatan dan keakraban kita dalam kelakar dan canda tawa khas remaja SMA.
Mulai dari kelakar-kelakar kosong seputar “kisah kasih di sekolah” sampai pada kelakar berisi seperti adanya peluang bisnis usaha tambak udang.
Ditengah hangatnya pembicaraan, kami disuguhi menu makanan khas di kafenya yaitu, Laksa Purwokerto.
Hidangan berkuah yang sedikit pedas dan hangat-hangat menggoda selera itu menawarkan nuansa lain yang mampu melawan hawa dingin sehingga suasana jadi makin akrab.
Akahirnya, sampailah pada klimaks pertemuan malam itu yakni membahas tentang rencana reuni kita.
Semua sepakai reuni bahwa acara reuni seperti jadwal yang diusulkan oleh kawan Adek, ditetapkan Insya Allah pada tanggal 30-31 Januari 2009.
Sekitar pukul 22.00 kami berpamitan dengan Ely dan keluarga. Sungguh bahagia merasakan kebersamaan di malam minggu itu. Terima kasih kawan-kawan khususnya sahabat kita Ely. Semoga Ely makin sukses bersama kafe Maknyos nya.
Jakarta, 10 Januari 2010









